Sabtu, 19 Mei 2012

SEMARANG 23 JUNI 2010

Mulut mulai mengering saat matahari beranjak ke barat
Langkah terlihat gontai saat mendekat ke arah mobil-mobil terhalang lampu merah
Jari-jari angkuh menyelipkan receh untuk tubuh renta di balik pekat jendela
Kembali ia melangkah gontai menuju warung nasi pinggir jalan
Lamban langkahnya tak jarang picu emosi klakson arogan
Renta gigi mulai kunyah perlahan nasi warung tanakan tadi pagi
Pengganjal perut sedari pagi untuk malam hingga bertemu pagi kembali
Saat malam berangsur larut si Renta berebut ranjang di emperan toko
Pelepas lelah setelah melalui hari yang berat
Dingin malam menjadi selimut di senja usia
Mimpinya terus melayang
Terurai indah bersama bintang-bintang kota Semarang
Entah sampai kapan mimpi itu terus melayang
Atau akan tetap melayang, terhanyut hingga ujung usia

DON MOLEZTO
Re-Write June 23rd, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar