Namun, semangat tak pernah pudar
Berbekah sepotong kayu berhiaskan tuutp2 botol minuman
Dia dendangkan lagu dengan lantang
Mengayun langkah tak jemu
Berlalu dari tangan ke tangan
Mengharap belas kasihan untuk sesuap nasi
Suara mulai terdengar sumbang saat matahri mulai tinggi
Ditenggaknya sebungkus minuman dingin d emperan terminal
Matanya menatap tajam ke arah bus berjajar
Berharap ada tangan2 dermawan mengiba padanya
Berlari dia mengejar bis yang melaju perlahan
Tanpa ada pertanyaan sampai kapan dia akan terus berlari
Bukan orang tua, saudara, teman bahkan musuh yg bisa hentikan langkahnya,,,
Hanya waktu yang bisa hentikan langakahnya....
DON MOLEZTO
Re-Write June 25th, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar